Minggu, 28 Juli 2019 20:41
Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Heboh, Penemuan Limbah Medis Berbahaya di Batam, Ada Ratusan Jarum Suntik dan Botol Infus, https://batam.tribunnews.com/2019/07/28/heboh-penemuan-limbah-medis-berbahaya-di-batam-ada-ratusan-jarum-suntik-dan-botol-infus.
Editor: Eko Setiawan
Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Heboh, Penemuan Limbah Medis Berbahaya di Batam, Ada Ratusan Jarum Suntik dan Botol Infus, https://batam.tribunnews.com/2019/07/28/heboh-penemuan-limbah-medis-berbahaya-di-batam-ada-ratusan-jarum-suntik-dan-botol-infus.
Editor: Eko Setiawan
Penemuan limbah medis berbahaya dikawasan Tanjungriau, Batu Aji Kota Batam membuat heboh warga sekitar. Diketahui, limbah berbahata tersebut dibuang begitu saja dan sejauh ini belum tahu siapa yang melakukannya. Limbah medis dibuang sembarang sudah terjadi beberapa kali di Batam Barat, tepatnya Tanjungriau dan Batuaji. Sampai saat ini belum diketahui siapa pelaku yang membuang limbah medis secara sembarangan itu
Sebelumnya warga pernah
menemukan limbah medis dibuang di jalan Ahmad Dahlan, tepatnya di sekitat areal pembibitan Tanjungriau Sekupang. Setelah itu limbah medis juga ditemukan warga di sekitar
Jalan R Suparpto, tepatnya di saluran drainase yang ada di Pendawa
Batuaji. Saat ini limbah medis juga dibuang begitu saja di pinggir Jalan Diponegoro.
Hal tersebut sangat disesalkan oleh Kapala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi. Didi mengatakan pihaknya akan turun ke lapangan untuk melihat limbah medis yang dibuang sembarang tersebut. "Saya sudah perintahkan pihak Puskesmas untuk melakukan pengecekan," kata Didi kepada TRIBUNBATAM.id, Minggu (28/7/2019). Didi juga mengatakan limbah medis tidak boleh dibuang sembarangan. Bahkan limbah medis harus dikelola oleh klinik dan rumah sakit yang bersangkutan. "Kalau belum ada tempat pengelolaannya, pihak rumah
sakit dan juga klinik harus bisa menunjukkan surat MoU dengan pihak ke
tiga," kata Didi.
Warga takut
Kurang dari satu kantong plastik ukuran 10 kilogram, limbah medis
berupa jarum suntik, botol infus dan botol obat obatan lainnya dibuang
di di jalan Diponegoro, tepatnya di seberang jalan pintu masuk Batam
Hills Golf Resort Batuaji. Lokasi limbah medis tersebut dibuang di lahan kosong antara jalan Diponegoro dengan perumahan Permata Hijau, Kelurahan Bukit Tempayan,
Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri. Lokasi limbah medis seperti jarum suntik, slang infus, botol infus
dan juga botol botol kecil, dibuang begitu saja, dilahan kosong dan
tersembunyi darinjalan raya. Jaraknya dari jalan raya kurang lebih lima
meter.
Sampai saat ini belum diketahui limbah medis
tersebut dari mana. Samuel warga perumahan Permata Hijau mengatakan
dirinya tidak mengetahui sejak kapan limbahbtersebut berada dilahan
kosong yang ada di jalan Diponegoro."Rumah kita cukup jauh juga, jadi
tidak mungkin kita tahu,"katanya.
Dia juga mengatakan lahan kosong tersebut
bukan milik perumahan. Lahan kosongbteraebut jalur hijau."Jadi tidak
mungkin juga kita perhatikan,''kata Samuel. Agus warga lainnya, juga mengatakan tidak mengetahui hal tersebut. "Kok bisa ya, siapa yang buang, padahal itu sangat berbahaya,"kata Agus. Dia juga mengatakan, limbah medis itu bukan hanya berbahaya karena
bisa melukai orang lain, tetapi limbah medis tersebut belum tahu
digunakan untuk apa. "Ya kita tidak tahu, virus banyak disana,"kata Agus. Dia berharap Limbah medis tersebut bisa secepatnya di angkut oleh pihak berwewenang. "Kita tidak berani membersihkannya,"kata Agus.


0 Comments